Asalkan………??????
Dari Anas r.a Rosululloh saw bersabda : “Sesungguhnya diantara tanda-tanda hari kiamat itu ilalah diangkatnya Ilmu, tersebarnya kebodohan, meminum kahmr terang-terangan dan meluasnya perzinahan.”(H.R Bukhori, fathul Bari 1/178)
Temen-temen, gimana nich kabar kalian semua? Semoga dalam keaadaan yang baik-baik aja dan tetap istiqomah di jalur terdepan untuk memperjuangkan nilai-nilai tauhid, guna tegaknya syari’at Alloh di muka bumi, terbangunnya pribadi islam n masyarakat islam serta merumputnya dan tegaknya sunnah-sunnah teladan kita yaitu Rosululloh saw … Tetap semangat oke!!!!!
Yupzs… jangan negative thingking dulu sama judul diatas !!! kita harus tahu dulu maksudnya…. Maksudnya???? Ya…. Gitu dech.
Temen-temen yang masih menjomblo or bujangan (maksudnya yang masih sendiri apalagi remaja sekarang he he he ) jangan geer dulu tentang judul di atas memboleh kan PACARAN kita kupas dulu maksud dari hal tersebut yuuuuk mariiiiiii……
Pada dasarnya, setiap manusia yang terlahirkan itu, sekurang-kurangnya memiliki tiga naluri dasar pada dirinya… Apaaan tuh yaaaa…? Yang pertama Naluri untuk bertauhid atau beragama yang merupakan nilai fitrah tertinggi) yang kedua, naluri untuk mempertahankan dirinya (seperti keinginan untuk menang n untuk berprestasi) dan yang terakhir, naluri untuk melestarikan keturunan (contohnya, sifat ke Ibuan , ke-Bapa-an dan adanya saling suka antar lawan jenis (( hicz gimana kalo sesame yach ikhc naudzubillah)).
Nah berpijak dari naluri yang ketiga inilah, mungkin sebagian remaja muda dan remaja berkumis dan beruban bahkan yang sudah punya cucu banyak…..(he he he) n sudah bau tanah pun kedapatan masih kita temukan, melegalkan atau membolehkan berpacaran atau dengan kata lain mengungkapkan rasa cinta dan suka kepada lain jenis Na’udzubillah. Tidak ada yang mneyangkal tentang adanya anggapan bahwa rasa cinta adalah anugrah yang ahrus di syukuri. We agree friend. Tapi, ada tapinya tuh, apaan hayoo? Ekspresi bermasalah . ya seperti ‘’Syukur’’ yang melahirkan adanya pengungkapan rasa cinta kepada lawan jenis, terus jadian , janjian dan pada akhirnya akan melahirkan pertemuan. Ya ketemua…..an (ngedate or kencan hiks.hiks) deh!!! Dari mata turun ke hati, terus ke kali deh, eh salah (bercanda.com) berope….rasi deh. Muali saling lihat , pegang-pegangan tangan dan dan tiitk titik titik (sensor mode on) (khusus yg sudah ngerti).!!!!
Berarti kalau demikian, boleh dongggg mengungkapan rasa cinta tetapi tidak melahirkan hal hal tersebut? Boleh ga ya ya!!! Mending kita lihat pembahasan di bawah ini yuk
Boleh mengungkapkan perasaan tersebut tetapi dengan beberapa syarat, pertama… Kamu Bilang ke nyokap or bokap or nnya or babe, encang, encing umi, abi,ayah,bunda pokoknye keluarga deh…. Bahwa kamu dah siap untuk nikah kah. Kedua: jika ada someone (gadis atau pemuda) yang kamu sukai, maka kamu dan orang tua datangi orang tua gadis tersebut bahwa kamu menyukainya, untuk apa??? Ya masih Tanya .. ya untuk mengkhitbah (melamar) dooong, terus jarak waktu setelah melamar jangan lama-lama dan gak boleh berkholwat (berduaan), apa lagi jalan-jalan bareng dan segala bareng kan belum jadi. Kalo di tolak gimana? Ya…. Tanggung resikonya sendiri he he… he… (sabar gitu lo cari yang lain he he).
Rouslulloh saw bersabda “Siapa yang beriman kepada Alloh dan hari kiamat(akhir), jangan lah ia bersunyi-sepi berdua-duaan dengan wanita yang tidak disertai muhrimnya, sebab bila demikian syetan lah yang menjadi pihak ketiga” (HR Ahmad)
Praktek pacaran ada yang macam-macam, ada yang sekedar berkirim surat,telpon,menjemput, mengantar,atau menemani pergi suatu tempat,lebih jauh dan kelewatannya sampai layaknya PASUTRI (pasangan suami istri). Na’udzubillah. Dan semua itu adalah pintu-pintu masuk untuk perbuatan zina…
Alloh swt berfirman :
Dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.(Q.S AL ISRA 32)
Di kalangan remaja saat ini pacaran menjadi trend dan identitas yang sangat di banggakan. Tidak sedikit yang mendapat julukan bujang lapuk (kayu kali…..), kurang gaul n zomblo, akibat belum punya teman special tau yang di sebut pacar.
Biasanya seorang remaja akan bangga dan “PD” abis jika sudah memiliki teman special itu, walaupun cinta yang berkisar di antara mereka hanyalah cinta monyet, CINLOK sampai cinta beruk, kalo cinta kuda,gajah ada gak yah? He he…… Karena itu mencari pacar di kalangan remaja tidak saja menjadi sebuah kebutuhan biologis tetapi juga menjadi kebutuhan social… Ya Alloh segitunya ya…….!!
PACARAN ISLAMI? Ya Tidak ada
Ada yang mengira bahwa pacaran itu ada yang islami, ketika apel sebelum masuk ke rumah mengucapkan salam terlebih dahulu, terus salaman sama keluarganya n ,mengucapkan istigfar. Lho kok !!! giman tuh ceritanya? Bukankah itu pelecehan terhadap Islam?
Rosululloh saw tidak pernah menyentuh wanita non muhrim. Bahkan beliau menyatakan lebih baik dibakar atau di tusuk besi panas /membara dari pada menyentuh wanita yang bukan haknya.
Kalo di Tanya mashlahat dan mudhorotnya, ya jelas dong mudhorottnya lebih banyak seratu ribu persen (eh kelewatan….) sahabat ingin tau fitnah dan akibat dari pacaran?????
- Kontak pandangan yang bermuatan Syahwat
Hal ini mustahil bisa terhindarkan ketika sedang berdua-duaan atau jika di sekelilingnya ada lain jenis,,, dan ini merupakan perbuatan Haram.. Rosululloh saw bersabda ,”Pandangan itu adalah anak panah beracun dari anak-anak Iblis, siapa saja yang dapat menghindarkannya karena takut kepada Alloh karena ia akan di karuniakan kelezatan dan manisnya iman di dalam hatinya”(HR Hakim)
- Kontak Fisik
Yang ini pun tidak bisa di elakan ketika berpacaran, dan ketika sedang bergerombolnya antara lain jenis. Rosululloh saw mengharamkan untuk bersentuhan dengan seseorang yang bukan muhrim. Disinilah kenapa Rosululloh saw mengharamkan untuk berikhtilat (bercampur baur lawan jenis)
- Zina
Nah temen-temen semua , ngerikan kita melihat akibatnya? Maka untuk terhindar dari hal tersebut kita harus sebaliknya dari hal tersebut, jangan berbuat yang mengarah ke padanya, tidak bersentuhan dengan non muhrim, tidak ikhtilat,khalwat, menundukan pandangan (baca surah An Nur : 30-31) dan mengenakan hijab (jilbab) syar’I yang di sukai Alloh dan Rosul-Nya. Dan untuk
Bapak, Ibu Orang tua perlu di perhatikan anak-anak gadisnya:
1. Jaga dan perhatikan perilaku anak-anak kita, jika sudah mencurigakan tolong di cegah
2. Terapkan System keluarga yang islami
3. jadikan Al Qur’an dan As Sunnah sebagai UURT (Undang-undang Rumah Tangga).
Ya mungkin itu aja catatan kecil semoga bermanfaat… Eit…. Tapi sebelum selesai ada fatwa teranyar nih untuk semuanya PACARAN TUH BOLEH, ASALKAN SESUDAH AKAD PERNIKAHAN’ HUH HE..HE..HE..HE WALLOHU’ALAM……Pa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar