Saudaraku…marilah
kita renungkan hadits berikut :
" sesungguhnya jika seorang mukmin berada
pada saat akan berpisah dengan dunia dan
akan menghadap ke akhirat maka ia dihadiri oleh para malaikat yang turun dari
langit yang wajah mereka itu putih bak matahari, yang membawa kafan dan
wewangian dari surga, lalu mereka duduk dihadapannya sejarak pandangan matanya.
Kemudian datanglah malaikat maut lalu duduk didekat kepalanya dan berkata
kepadannya, "Wahai jiwa yang baik [dalam riwayat yang lain :Wahai jiwa
yang tenang], keluarlah menuju ampunan dan ridha Tuhanmu!' Lalu jiwa itu keluar
mengallir seperti tetesan air mengalir dari mulut kantong air, lalu para
malaikat yang tadi segera mengambilnya. Ketika ruhnya telah keluar dari
jasadnya maka seluruh malaikat yang ada
diantara langit dan bumi dan seluruh malaikat yang ada di langit bersalawat
kepadanya, lalu dibukakan baginya pintu-pintu langit. Tidak ada malakat penjaga
pintu langit melainkan memohon kepada Allah agar ruhnya naik dari arah mereka.
Apabila malaikat maut telah mencabutnya mereka tidak membiarkan ruh tersebut
berda di tangan malaikat maut sekejappun sehingga mreka mengambilnya dan mele
takkkannya dikafan dan wewangian tersebut. Itulah maksud firman Allah Ta'ala sehingga
apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh
malaikat-malaikat Kami, dan malaikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan
kewajibannya. (QS. 6:61). Darinya keluar bau harum kasturi terwangi yang
ada di muka bumi. Mereka lalu naik bersama ruh tersebut , mereka tidaklah
melewati sekumpulan malaikat melainkan yang
dilewati itu berkata, "Siapakah ruh yang baik ini?". Mereka menjawab,"Ruh fulan bin fulan –dengan
nama terbaik yang disandangnya katika didunia—" Sehingga ketika mereka
telah sampai kelangit yang terdekat dengan dunia mereka dibukakan pintu langit,lalu dibukalah..ia
disambut oleh para malaikat muqarrabin ditiap langit sampai kelangit
barikutnya, hingga sampai ke langit ketujuh.Allah berfirman,"Tulislah
kitab catatan hambaku di 'illiyyin, Tahukah kamu apakah 'Illiyyin itu? (QS. 83:19)
(yaitu) kitab yang bertulis, (QS. 83:20)
yang disaksikan oleh maliakat-malaikat
yang didekatkan (kepada Allah). (QS. 83:21)
Kitab catatannya lalu ditulis di 'illiyyin,
kemudian dikatakan, "Kembalikanlah dia ke bumi,karena sesunguhnya dari
bumi Aku ciptakan mereka, ke bumi Aku kembalikan mereka, dan dari bumi Aku akan
mengeluarkan mereka pada kali yang lain.." (Setelah ia dikuburkan ) sesunggguhnya
ia mendengar suara gesekan sandal-sandal para pengiringnya ketika mereka
berlalu darinya, lalu ia didatangi dua malaikat yang sangat keras hardikannya
lalu kedua malaikat itu membentaknya dan mendudukkannya lalu
berkata,"Siapa Tuhanmu? Siapa nabimu? Apa agamamu?' ini adalah ujian
terakhir yang menimpa seorang mukmin. Itulah makna firman Allah , "Allah
Subhanahu wa ta’ala meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan
yang teguh itu dalam kehidupan di dunia'. (qs. Ibrahim:27). Ia menjawab,
"Tuhanku Allah. Agamaku Islam. Nabiku Muhammad Shalallohu alaihi wa salam'.
Tak lama kemudian terdengar seruan dari langit, "HambaKu benar!, beri dia
pembaringan dari surga, beri pakaian dari surga dan bukakanlah pintu menuju
surga baginya!" nabi melanjutkan,
"lalu ia diberikan wewangian dari surga, dan dilapangkan kuburnya
sejauh pandangan mata. Kemudian ia didatangi oleh seorang laki-laki yang
tampan, bajunya bagus, baunya wangi, lalu berkata, "Bergembiralah dengan
kemudahan yang telah kau terima (bergembiralah dengan ridha Allah dan surga yang berisi kenikmatan abadi). Ini
adalah hari yang telah dijanjikan untukmu". Lalu ia (si mukim) berkata,
'Siapakah engkau? Wajahmu penuh kebaikan'. Ia menjawab, 'Aku adalah amal
shalehmu (demi Allah, yang aku tahu, engkau cepat dalam ketaatan, lambat dalam maksiat.
Semoga Allah membalasmu dengan
kebaikan!)'. kemudian dibukakan baginya pintu surga dan pintu neraka, lalu
dikatakan, 'ini tempatmu bila mendurhakai Allah. Allah membalas maksiatmu
dengan neraka ini'. Ketika ia melihat surga, ia berdoa, 'Ya Allah, percepatlah
datangnya kiamat agar aku dapat berkumpul kembali dengna keluarga dan hartaku'.
Lalu dikatakan kepadanya, 'tenanlah!'.
Jika seorang kafir (dalam riwayat lain: orang
jahat) sedang dalam keadaan terputus dari akhirat, dan menghadapi dunia, dari langit
turun kepadanya malaikat, yang galak, bengis, dan hitam wajahnya dengan memakai
pakaian menjijikkan (dari neraka). Para
malaikat duduk sejarak pandangan matanya. Kemudian datanglah malaikat maut dan
duduk dekat kepalanya, lalu berkata, 'wahai jiwa yang busuk, keluarlah menuju
kebencian dan murka Allah!' lalu ia berpisah dari jasadnya, dan si malaikat
mencabut nyawanya seperti bulu wol yang tebal dan basah dicabut (bersamaan
dengan itu terputuslah urat-urat dan syarafnya).
Ia dilaknat oleh setiap malaikat antara langit
adan bumi serta semua malaikat di langit. Pintu-pintu langit ditutup. Tiap
penghuni langit berdoa kepada Allah agar rohnya tidak melewati mereka. Rohnya
lalu diambil, dan ketika ia diambnil, mereka tidak membiarkan roh itu di tangan
malaikat maut sekejap mata pun sampai mereka memasukkannya ditempat basuhan.
Lalu dari roh tersebut keluar bau bangkai yang paling busuk di bumi. Setelah
itu, para malaikat naik bersamanya, dan mereka tidak melewati sekumpulan
malaikat kecuali yang dilewati berseru, "Siapakah roh busuk ini?",
yang ditanya menjawab, "Fulan bin Fulan", -dengan menyebut nama
terburuk yang biasa dipanggilkan kepadanya di dunia. Ketika akhirnya berhenti
di langit dunia, ia minta dibukakan pintu, tapi tidak dibukakan. (kemudian Rasulallah
r membaca ayat,
"tidaklah mereka dibukakan pintu-pintu langit dan tidak masuk surga sampai unta dapat masuk dari lubang
jarum". (qs. Al A'raf:40). Lalu Allah berfirman, "catatlah kitab
catatannya di Sijjin, dibumi yang rendah!" kemudian Allah berfiran,
"kembalikan hambaKu ke bumi karena sesungguhnya Aku telah menjanjikan
mereka bahwa Aku menciptakan mereka dari tanah, ke tanah Kukembalikan mereka,
dan dari tanah Kukeluarkan mereka pada kali lain". Rohnya lalu dilemparkan
dari langit sampai mengenai jasadnya". (kemudian Rasulallah Shalallohu
alahi wa salam membaca ayat, "Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan
Allah, maka ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau
diterbangkan angina ke tempat yang jauh". (qs.al hajj:31), lalu rohnya
dikembalikan ke jasadnya. Kemudian dua malaikat yang sangat kejam datang
kepadanya. Mereka membentak dan mendudukkannya lalu bertanya, 'siapakah
tuhanmu? Ia menjawab, 'ha!?, ha!?, aku tidak tahu!. Mereka bertanya lagi, 'apa
agamamu?' jawabnya, ' 'ha!?, ha!?, aku tidak tahu!. Mereka bertanya lagi, 'apa
pendapatmu tentang laki-laki yang diutus kepada kalian ini?, ia tidak mengenal
namanya. Ketika dijawab Muhammad, ia berkata, 'ha!?, ha!?, aku tidak tahu!.
Lalu terdengarlah seruan, 'HambaKu dusta!'". Siapkanlah tempat tidur dari
api neraka dan bukakanlah pintu menuju neraka!" panas dan racun neraka
mendatanginya, dan kuburan menjepitnya hingga tulang-tulangnya remuk. Lalu
datanglah kepadanya seorang laki-laki yang buruk wajahnya, kumal pakaiannya,
busuk baunya, lalu berkata, "bergembiralah dengan sesuatu yang
menyengsarakanmu ! inilah hari yang telah dijanjikan bagimu". Si kafir
berkata, "siapakah engkau? Wajahmu membawa kejahatan". Yang ditanya
menjawab, "aku adalah amal burukmu (demi Allah, yang aku tahu, engkau
lambat dalam mentaati Allah dan cepat dalam berbuat maksiat. Semoga Allah
membalasmu dengan kejahatan !). kemudian Allah menjadikan buta, tuli, dan bisu.
Di tangan malaikat ada potongan besi yang jika dipakai untuk memukul gunung,
gunung itu hancur jadi debu. Kemudian bentuknya dikembalikan lagi seperti
semula, lalu ia dipukul lagi sampai berteriak histeris yang terdengar oleh
segala sesuatu kecuali manusia dan jin. Kemudian dibukakan pintu neraka dan
disiapkan untuknya tempat tidur dari neraka. Ia berteriak, "ya Tuhan,
jangan engkau datangkan hari kiamat".
(HR. Ahmad, Abu Daud, al Hakim,) www.eramediamuslim.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar